Senin, 29 Desember 2014

CErpen religi



PENGEJAR MIMPI


Namaku Dul sebenarnya namaku Abdul khafidz tapi orang-orang di desaku terbiasa memenggilku dengan sebutan DUL, pantas saja si karna aku orang desa, aku terlahir ditempat yangtak layak tuk ditempati dan dengan hidup yang serba kekurangan. Saat ini ku beranikan  diriku untuk masuk kepenjara suci, Meski aku ragu orangtuaku sanggup menanggung biayanya atau tidak. Sebenarnya yang ku inginkan untuk pendidikanku adalah sekolah umum tapi sekolah disini menyediakan pondok sehingga orang tuaku mengharuskanku untuk mondok disini. Hari ini adalah hari pertamaku sekolah, ku langkahkkan kakiku dari rumah hingga sampai depan gerbang yayasan. Disitu terpampang nama yayasan “Alma’had mu’assasah sabilul huda” entahlah hati ini terasa tentram ketika aku tak sengaja membacanya. Di depan sekolah telah ramai dipadati olah para orangtua yang ikut mengantar anaknya, disini aku sendiri karna oarngtuaku mengira aku sudah berani, sejak kecil orangtuaku memang jarang sekali meluangkan waktunya untuk berkumpul bersamaku, mereka hanya sibuk bekerja tapi hasilnya tetap nihil, yaCh kita sebagai manusia memang dituntut untuk ikhlas menghadapi realita kehidupan.
Pertama kaliku masuk pondok pesantren rasanya begitu sangatlah asing, suasana pondok yang sebenarnya baru ku  rasakan setelah aku berada dipondok selama hampir satu setengah tahun, tepatnya kelas 2 SMP. Terlalu lama aku mondok disini tapi tetap saja tiada hasil, sering sekali aku melakukan hal-hal yang justru menyimpang peraturan santri, sehingga aku sering sekali di”ta’zir” kali ini aku masih punya tanggungan menyelesaikan hukuman,    
Saat ini ku sedang dekat dengan cewek dan ku melakukan hubungan ini secara diam-diam karna aku takut dengan “ta’ziran”, waktu terus berjalan hingga akhirnya aku sadar aku telah melupakan tujuan awalku dari rumah, aku juga sering tidak mengikuti kegiatan sampai-sampai aku dijauhi oleh teman-temanku, sayangnya kesadaranku baru datang setelah teman-teman menjauh. Cewek yang ku  dekati juga pindah ke sekolah lain dengan alasan tidak betah, Akhirnya rahasia yang ku simpan terbongkar kini aku harus menjalani “ta’ziran”, mekhatamkan al Qur’an di  maqomnya Mbah dengan alasan pacaran dan dan denda 2000 per kegiatan pondok yang tidak ku ikuti, jujur aku tak mampu mengerjakan semua “ta’ziran” ini, akhirnya timbullah ide untuk kabur dari pondok.Tekatku sudah bulat untuk meninggalkan pondok untuk menenangkkan  fikiran karna terlalu banyak ta’ziran yang tidak sesuai kemampuanku yang harus aku selesaikan, bahkan aku juga pernah disuruh berdiri diatas kursi yang ditaruh pinggiran jalan selama dua jam, aku malu dengan orang-orang yang lewat dijalanan tersebut. Tapi aku bingung harus kemana lagi ku langkahkan kakiku, tiba-tiba terlintas difikirku untuk pergi ke markas teman-temanku tempat dimana mereka sering berkumpul setelah aku sampai disana ternyata tidak ada satu orang pun, aku terus berjalan mengikuti langkah kakiku, dan ternyata usahaku tidak sia-sia, aku berhasil menemui mereka yang sedang “nongkrong” ditempat yang tidak asing bagiku .
Setelah sampai disana akupun menceritakan pada mereka dengan apa yang telah ku alami, se belum mondok kami sering berempat aku, maman, toni dan mahmud, dan sekarang aku telah terpengaruh oleh kebiasaan mereka, aku merasa tak bisa tagi mengendalikan kenakalanku. Sebenarnya setiap melakukan halseperti ini fikiranku langsung tertuju pada orang tuaku, karna karna setahuku mereka telah berjuang mati-matian demi membiaya sekolahku dan pastinya dengan harapan agar masa depanku baik tapi ternyata yang aku lakukan hanyalah bersenang-senang dengan teman-temanku.
Suatu hari aku diajak pergi oleh mereka, tempat itu sangatasing bagiku, setelah ku perhatikan ternyata ini adalah tampat dimana orang-orang berjudi, aku disuguhi air putih, aku tidak mau aku bersaha menolaknya, tetapi mereka tetap saja mereka terus memaksaku.
“Memangnya apa istimewanya  minuman ini sampai mereka segitunya menyurhku”ucapku dalam hati. Karena penasaran, akupun mencobanya. Setelah terfikir-fikir aku tak pernah meminum bahkan menyentuh minuman seperti ini. Aneh, itu yang ada benak fikiranku. Terlihat seperti air putih biasa tapi sangat asing bangiku dan setelah kutelusuri ternyata aku baru mengetahui bahwa yang telah ku minun tadi adalah minuman keras.
            Hari demi hari kulewati denga kebiasaan burukku yang kini akku telah terbiasa dengan kebiasaan itu, seperti halnya merokok, minum, bahkan tak jarang sekali aku mencoba obat-obatan terlarang. Suatu hari, kami berjanjian untuk pergi ke suatu tempat setelah pulang sekolah, kami mengunjungi sebuah tempat yang tak sepantasnya bagi kaum muslim. “Diskotik” segala jenis maksiat ada disini, tetapi untukmasuk ke tempat itu perlu uang yang jumlahnya tak sedikit. Aku bingungbagaimana caranya untukmendapatkan uang itu, tiba-tiba terlintas dibenakku untuk mengambil uang ibuku yang ada dilemari tepatnya dibawah tumpukan baju-baju.
            Setelah sampai disana kami langsung di suguhi minuman dan sebuah serbuk putih yang terbungkus plastikdengan ukuran sangat kecil, tak lain dan tak bukan namanya adalah sabu-sabu, tiba-tiba sekelompok polisi berdatangan. Hal itu membuatku tercengang. Dengan cepat semua penghuni berhamburan lari kesana-kemari untuk menyelamatkan diri mereka sendiri, termasuk temanku Toni. Namun usahanya gagal, saat ia lari kakinya langsung ditembak oleh salah satu polisi tersebut, alhasilTonipun terjatuh. Kelihatannya Toni tampak kesakitan dan ia terus saja menekan kakinya pada bagian yang tertembak. Darahnya terus saja keluar sampai-sampai ia kehilangan banyak darah. Melihat keadaan Toni yang seperti itu, polisi tak hanya tinggal diam, polisipun memberinya pertolongan pertama. Namun semua itu tak ada hasilnya, Toni akhirnya meninggal dunia. Dan kamipun kembali diseret ke dalam tahanan jeruji besi. Setelah kejadian itu kamipun sering mengalami konflik. Bertengkar, itulah yang sering ku alami sudah sekian lama aku disini, namun aku hanya bisa berdiam diri. Tiada hal yang mampukulakukan disini. Tiba-tiba bayangan pesantren telintas di fikiranku, dulu aku sering menjalankan ibadah solat, tetapi kini aku memutuskan hal itu.
             Aku panggil-panggil penjaganya, namun tak ada jawaban sama sekali, aku berusaha memukul-memukul gembok yang bergantungan dengan jeruji-jeruji besi, kemudian sang penjagapun datang,dan aku sampaikan apa maksutku kalau aku ingin ambil wudhu,setelah itu sang penjaga membawaku ke kamar mandi. Semua telah siap, akupun mulai menjalankan sholat. setelah berulang kali temanku melihat ku sholat, merekapun tergerak untuk ikut sholat. Saat kami sholat berjama’ah tiba-tiba saja Mahmud terjatuh, tanpa fikir panjang kamipun langsung membatalkan sholat dan segera menolong Mahmud. Tubuhnya tanpak lemah, seperti tidak punya daya sama sekali, melihat itu  kemudian ia pun dibawa kerumah sakit. Sesampainya Mahmud langsung dibawa dalam suatu ruangan, aku tak menemaninya, aku hanya bisa mengetahui keadaannya lewat penjelasan dari dokter. Kata dokter, Mahmud seperti itu karena ia sering menghisap rokok. Sehingga tar yang terkandung didalam rokok itu menghasilkan kanker, dan kini kanker itu sudah menyebar hampir seluruh tubuh Mahmud, lihatlah sedari tadi Mahmud terus saja merasa kesakitan. Saat aku dan maman terdiam diri dalam sel tidaksengaja aku mendengar pembicaraan petugas sel, jika salah satu tahanan ini akhirnya meninggal, sontak aku meneteskan air mata ketika mendengarnya.
***
Dua tahun kemudian kami di bebaskan, tinggal aku dan maman, pihak kepolisian tak menanggung kepulangan kami jadi kami jalan kaki, tengah perjalanan kami berpisah karna kami berbeda  jalur. Tak perlu lama aku berjalan akhirnya aku sampai rumah, namun kepulanganku telah di sambut dengan adanya bendera hijau dan banyaknya orang orang yang mengaji disekitar rumahku, Aku harap semua baik baik saja tidak terjadi apa apa dengan keluargaku. Aku mencoba beranikan diriku untuk masuk  kerumah dan dan kini kudapati seorang wanita yang selama ini menyayangiku telah terbaring dengan penutup kain putih, kiniaku sadaribahwa aku sudah tak punya siapa-siapa lagi. Belum sempat kumembalas perjuangan keras ayahku aku juga belum sempat memeluk ibuku, namun apa yang terjadi? Aku telah kehilangan semuanya, itujuga akibat kalalaianku oleh dunia yang fana ini.
            Satu minggu kemudian, aku mencoba untuk memberanikan diriku untuk  kembali ke pesantren, dan aku harus sungguh-sungguh mengingat cita citaku yang mulia walau aku tau semua itu tak mudah dan perlu perjuangan.  



Internet Download Accelerator
   Internet Download Accelerator memungkinkan Anda untuk meningkatkan kecepatan download file dari Internet menggunakan HTTP, HTTPS dan protokol FTP. Percepatan ini Dicapai dengan memisahkan file yang didownload menjadi beberapa bagian dan men-download bagian pada waktu yang sama. Internet Download Accelerator dapat meresume download yang rusak akibat ditinggalkan dari ambos HTTP, HTTPS dan FTP server.

   Untuk meningkatkan kegunaan Internet Download Accelerator telah terintegrasi dengan Internet Explorer, Firefox, Mozilla, Opera, dan lain-lain Nescape, Mengganti modul download standar. Selain itu, program monitor clipboard sistem dan mendeteksi URL di clipboard. Dengan IDA Anda dapat men-download dan menyimpan video dari layanan berbagi video populer seperti: YouTube, Google Video, Metacafe dan lain-lain. Apapun jenis koneksi Anda, Internet Download Accelerator akan menggunakan bandwidth dari koneksi Anda dan men-download file yang paling efektif dengan sangat cepat. Power dan alat yang berguna untuk pengelolaan categories. Possibility download jenis file deteksi otomatis dengan penempatan file otomatis ke kategori tertentu. Unlimited jumlah kategori dan tingkat hirarki.
Fitur Utama dari Internet Download Accelerator :
 · Mudah digunakan:
 · Intuitif, user-friendly, dan antarmuka pengguna disesuaikan;
 · Download daftar dukungan dengan pilihan penyortiran kaya;
 · Jendela mengambang termasuk indikator kecepatan download, aktif download indikator, keranjang untuk menyeret link;
 · Asli Aktif Visual Keranjang teknologi Yang memungkinkan Anda untuk bekerja dengan IDA tanpa membuka jendela program utama;
 · Dukungan untuk plug-in;
 · Skins dukungan;
 · Cepat Update - memeriksa ketersediaan versi baru dari program;
 · Multibahasa dukungan.
Full set fungsi yang diperlukan:
 · Dinamis multi-threaded men-download;
 · Resume download rusak dari mana tinggalkan dari ambos Mereka HTTP, HTTPS dan FTP server;
 · Operasi Dijadwalkan, shutdown PC, tidur atau stand by setelah Melengkapi download;
 · Optimal pengaturan untuk bekerja dengan jenis sambungan berbagai (dial-up, ISDN, ADSL, LAN) di berbagai kecepatan;
 · FTP Explorer;
 · Dukungan untuk mirror download. Mencari dan menambahkan mirror download;
 · Daya dan alat yang berguna untuk manajemen kategori download;
 · Bekerja dengan arsip ZIP: pilihan untuk melihat isi ZIP archives sebelum download, pilihan untuk men-download file hanya dipilih dari pilihan, arsip ZIP untuk memeriksa arsip dan memulihkan file rusak serta pilihan untuk membongkar arsip;
 · Bekerja dengan arsip RAR: opsi untuk memeriksa arsip RAR, pilihan untuk membongkar arsip;
 · Detil log-file untuk setiap download;
 · Situs manager untuk password dan download manajemen folder;
 · Kontrol kecepatan Download, mode otomatis untuk browsing paling nyaman di mode Manual Web untuk kontrol dinamis kecepatan download;
 · Pilihan untuk mengatur Prioritas untuk download;
 · Kemungkinan untuk men-download html-halaman dengan gambar;
 · Ambil folder Seluruh (termasuk subfolder) melalui FTP;
 · Konten Pengakuan Ketika bekerja melalui HTTP;
 · Bekerja dengan baris perintah;
 · Dial untuk koneksi dial-up;
 · Mencari file, program, arsip dan dokumen dalam katalog berkas IDATop.com;
 · Jeda / Smart Start. Kemampuan untuk menghentikan sementara download saat ini dengan opsi untuk memulai Mereka kemudian dalam urutan yang sama dan negara;
 · Kaya pilihan tuning parameter koneksi HTTP, HTTPS dan FTP;
 · Bekerja di belakang HTTP dan FTP proxy-server, dukungan untuk NTLM dan NTLM-proxy otentikasi. IDA dapat secara otomatis mendeteksi dan menggunakan proxy-server browser Anda pengaturan;
 · Dukungan untuk FTP melalui SSL / TSL;
 · Opsi untuk memutar streaming audio dan file video ketika sedang didownload Mereka. Otomatis penerimaan informasi tentang file MP3 Ketika Memulai download;
 · Downloads sejarah;
 · Pilihan untuk menyeret teks yang dipilih dari browser atau program lain ke jendela mengambang. IDA akan menemukan link dalam teks dan menawarkan Anda untuk memulai men-download;
 · Kemampuan untuk menyeret teks deskripsi download dari program lain. Penyisipan otomatis teks yang dipilih pada halaman dibuka di IE ke dalam deskripsi download.
 · Cari dalam daftar download;
 · Pilihan untuk sinkronisasi otomatis dari file di server dan komputer Anda (pembaruan otomatis);
 · Download file Memeriksa pembaruan (secara manual atau secara otomatis);
 · Download file Menandai sebagai belum dibaca;
 · Download Daftar lebar ekspor / impor pilihan. Format yang didukung:..... Txt, Txtd, LST, Url Ion.
Kecepatan download tertinggi:
 · Intelektual multi-bagian download. Internet Download Accelerator dinamis membagi file yang didownload menjadi beberapa bagian dan download semua Beberapa bagian pada waktu yang sama. Ini Meningkatkan kecepatan download sampai 500%;
 · Secara otomatis restart men-download kecepatan download Ketika Penurunan Yang membantu untuk menghindari penghentian;
 · Ambil kontrol kecepatan dengan mode otomatis membuat web surfing lebih nyaman.
Sabtu, 15 November 2014

Bahasa indonesia

PENGERTIAN PANTUN, SEJARAH , JENIS ,CONTOH , MAKNA PANTUN


PENGERTIAN PANTUN
Pantun adalah senandung atau puisi rakyat yang dinyanyikan. Dalam kesusastraan, pantun pertama kali muncul dalam Sejarah Melayu dan hikayat-hikayat popular yang sezaman. Kata pantun sendiri mempunyai asal-usul yang cukup panjang dengan persamaan dari bahasa Jawa yaitu kata parik yang berartipari, artinya paribasa atau peribahasa dalam bahasa Melayu. Arti ini juga berdekatan dengan umpama dan seloka yang berasal dari India.
Pantun merupakan sastra lisan yang dibukukan pertama kali oleh Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau, seorang sastrawan yang hidup sezaman dengan Raja Ali Haji. Antologi pantun yang pertama itu berjudul Perhimpunan Pantun-pantun melayu. Genre pantun merupakan genre yang paling bertahan lama. Pantunmerupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa minangkabau yang berarti "petuntun". Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa sunda dikenal sebagai PAPARIKAN dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca: uppasa). Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (atau empat baris bila dituliskan), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis. Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: SAMPIRAN dan ISI. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.
 Abdul Rani (2006:23) mengatakan bahwa ciri-ciri pantun sebagai berikut:
Terdiri atas empat baris.
Tiap baris terdiri atas 9 sampai 10 suku kata
Dua baris pertama disebut sampiran dan dua baris berikutnya berisi maksud si pemantun. Bagian ini disebut isi pantun.
Pantun mementingkan rima akhir dan rumus rima itu disebut dengan abjad /ab-ab/. Maksudnya, bunyi akhir baris pertama sama dengan bunyi akhir baris ketiga dan baris kedua sama dengan baris keempat.
            Pada mulanya pantun merupakan senandung atau puisi rakyat yang dinyanyikan (Fang, 1993: 195). Pantun pertama kali muncul dalam Sejarah Melayudan hikayat-hikayat popular yang sezaman dan  disisipkan dalam syair-syair seperti Syair Ken Tambuhan. Pantun dianggap sebagai bentuk karma dari kata Jawa Parikyang berarti pari, artinya paribahasa atau peribahasa dalam bahasa Melayu. Arti ini juga berdekatan dengan umpama atau seloka yang berasal dari India. Dr. R. Brandstetter mengatakan bahwa kata pantun berasal dari akar kata tun, yang terdapat dalam berbagai bahasa Nusantara, misalnya dalam bahasa Pampanga, tuntun yang berarti teratur, dalam bahasa Tagalog ada tonton yang berarti bercakap menurut aturan tertentu; dalam bahasa Jawa kuno, tuntun yang berarti benang atauatuntun yang berarti teratur dan matuntun yang berarti memimpin; dalam bahasa Toba pula ada kata pantun yang berarti kesopanan, kehormatan.
            Van Ophuysen dalam Hamidy (1983: 69) menduga pantun itu berasal dari bahasa daun-daun, setelah dia melihat ende-ende Mandailing dengan mempergunakan daun-daun untuk menulis surat-menyurat dalam percintaan. Menurut kebiasaan orang Melayu di Sibolga dijumpainya kebiasaan seorang suami memberikan ikan belanak kepada istrinya, dengan harapan agar istrinya itu beranak. Sedangkan R. J. Wilkinson dan R. O. Winsted dalam Hamidy (1983:69) menyatakan keberatan mengenai asal mula pantun seperti dugaan Ophuysen itu. Dalam bukunya “Malay Literature” pertama terbit tahun 1907, Wilkinson malah balik bertanya, ‘tidakkah hal itu harus dianggap sebaliknya?’. Jadi bukan pantun yang berasal dari bahasa daun-daun, tetapi bahasa daun-daunlah yang berasal dari pantun.
Zaman dahulu pantun menduduki tempat yang penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat Melayu. Pantun banyak digunakan dalam permainan kanak-kanak, dalam percintaan, upacara peminangan dan pernikahan, nyanyian, dan upacara adat. Secara umum setiap tahap kehidupan masyarakat Melayu dihiasi oleh pantun.

 JENIS JENIS PANTUN 
jenis jenis pantun berikut dengan sedikit penyesuaian



Menurut Effendi (1983:29), pantun dapat dibagi menurut jenis dan isinya yaitu:
1.      pantun anak-anak, berdasarkan isinya dapat dibedakan menjadi:
a.       pantun bersukacita
b.      pantun berdukacita
c.       pantun jenaka atau pantun teka-teki
2.      pantun orang muda, berdasarkan isinya dapat dibedakan menjadi:

A.       pantun dagang atau pantun nasib
b.      pantun perkenalan
c.       pantun berkasih-kasihan
d.      pantun perceraian
3.      pantun orang tua, berdasarkan isinya data dibedakan menjadi:
a.       pantun nasihat
b.      pantun adat
c.       pantun agama


PENJELASAN DAN CONTOH SERTA MAKNA PANTUNNYA



Berikut merupakan makna dan nilai- nilai luhur yang terkandung dalam pantun nusantara. Penggalian makna pantun dibagi berdasarkan jenis pantun.
1.    Pantun anak-anak, berdasarkan isinya dapat dibedakan menjadi:
a.    Pantun bersukacita: Pantun yang mengungkapkan perasaan suka cita orang tersebut. Dilontarkan dalam situasi yang suka cita. Dituturkan agar orang yang mendengarnya ikut merasakan suka cita.
Burung merpati burung dara 
Terbang menuju angkasa luas
Hati siapa takkan gembira
Karena aku telah naik kelas
Pantun tersebut menggambarkan kegembiraan hati anak-anak yang berhasil naik kelas. Penyampaian pantun itu tentunya dalam suasana yang suka cita. Apabila pantun tersebut dilayangkan, tentu saja membuat yang mendengar merasa turut bersuka cita.
b.      Pantun berdukacita: Pantun yang mengungkapkan kesedihan seseorang. Pantun ini juga dilontarkan oleh seseorang untuk menghapus suasana duka cita yang ada.
Memetik manggis di kota Kedu
Membeli tebu uangnya hilang 
Menangis adik tersedu-sedu 
Mencari ibu belum juga pulang
Pantun tersebut mewakilkan perasaan anak yang ditinggal oleh orang tuanya. Pantun tersebut dilayangkan dalam situasi yang sedih. Biasanya, anak yang ditinggal orang tuanya tentu akan merasa sedih, dan mungkin mereka bisa mengungkapkannya dalam bentuk pantun.
c.       Pantun jenaka atau pantun teka-teki: Pantun jenaka atau pantun teka teki merupakan pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung, dan dengan pantun jenaka diharapkan suasana akan menjadi semakin riang.
Pohon mangis di tepi rawa
Tempat nenek tidur beradu
Sedang menangis nenek tertawa
Melihat kakek bermain gundu
Masyarakat terdahulu menggunakan pantun sebagai media pelipur lara atau menia hiburan. Dapat dilihat dari pantu tersebut, tujuannya juga untuk menambah keakraban penutur dengan pendengarnya.

2. Pantun orang muda, berdasarkan isinya dapat dibedakan menjadi:
a. Pantun dagang atau pantun nasib: Pantun dagang atau pantun nasib merupakan rangkaian kata-kata yang merefleksikan nasib atau keadaan seseorang. Pantun ini biasanya dinyanyikan/dibacakan oleh orang-orang yang berada di perantauan jika mereka ingat akan kampung halamannya atau nasibnya yang tak seberuntung temannya.
Tudung saji hanyut terapung
hanyut terapung di air sungai
Niat hati hendak pulang kampung
apa daya tangan tak sampai

Pantun diatas menggambarkan bagaimana orang yang merantau, berada jauh dari kampung halamannya, sangat merindukan kampungnya. Disini tergambar bahwa masyarakat daerah merantau untuk mencari uang ataupun belajar, jauh dari keluarga, namun mereka tak lupa dengan tempat asal mereka. Mereka bertahan di tempat rantau demi mencapai tujuan.


b. Pantun perkenalan: Pantun yang berisi ungkapan untuk mengenal seseorang dan ucapannya berupa pantun.
Dari mana hendak kemana 
Manggis dipetik dengan pisau 
Kalau boleh kami bertanya 
Gadis cantik siapa namamu
Pantun tersebut menggambarkan bagaimana keinginan seseorang untuk berkenalan dengan orang yang ditemuinya. Dalam hal ini, kearifan local yang dapat ditemui yakni masyarakat sangat gemar membuka tali pertemanan, suka mengenal satu sama lain. Apabila ia bertemu dengan seseorang yang menarik perhatiannya, ia akan menanyakan hal awam untuk menjalin tali pertemanan, agar mereka menjadi lebih akrab.
c. Pantun berkasih-kasihan: Pantun yang berisi ungkapan yang ditujukan pada orang yang dicintainya.
Jalan lurus menuju Tuban 
Terus pergi mengangkat peti
Badan kurus bukan tak makan 
Kurus memikir si jantung hati
Pantun tersebut dituturkan oleh seseorang kepada pasangannya. Pantun berkasih-kasihan berisikan hal yang ingin diungkapkan kepada pasangan, atau pun sebagai sarana untuk merayu pasangannya. Pantun tersebut menggambarkan rasa cinta seseorang terhadap pasangannya dan membuat ungkapan yang berlebihan bahwa badannya kurus karena memikirkan kekasihnya. Hal tersebut tentunya akan membuat sang kekasih merasa tersentuh dan kenambah keharmonisan hubungan.
d.Pantun perceraian: Pantun yang berisi ucapan perpisahan atau perceraian. Pantun ini dilontarkan ketika kedua pasangan sedang memiliki masalah dan mungkin berniat untuk berpisahataupun diputuskan hubungannya.
Jaga tugu di tengah jalan 
Menjala ikan mendapat kerang 
Tega nian aku kau tinggalkan 
Hidup di dunia hanya seorang
Pantun perceraian tersebut menggambarkan kegundahan seseorang karena ditinggal oleh pasangannya.
3.Pantun orang tua, berdasarkan isinya data dibedakan menjadi:
a. Pantun nasihat:  Rangkaian kata-kata yang mempunyai makna mengarahkan atau menegur seseorang untuk menjadi lebih baik.Pantun nasehat dari jaman ke jaman mengalami perkembangan, pada awal mulanya pantun hanyalah karya lisan yang spontan terucap dari orang yang kreatif.
Bau paku sedin telabah
Buaq randu masak odaq
Pacu-pacu pada sekolah
Jari sangu sak uwah toak

Memetik paku dekat selokan
Buah kapuk matang muda
Rajin-rajinlah bersekolah
Jadi bekal ketika tua

b. Pantun adat:  pantun yang menggunakan gaya bahasa bernuansa kedaerahan dan kental akan unsur adat kebudayaan tanah air. jenis pantun ini bertutur lebih kepada kearifan lokal dimana pantun adat tersebut beredar,masing masing daerah di Nusantara ini pasti memiliki pantun adat yang berbeda beda.
Menanam kelapa di pulau Bukum
Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah

Pantun tersebut jelas menggambarkan adat istiadat melayu dimana hukumnya berujung atau bermula dari kitabullah atau alquran. Kearifan local yang terkandung yakni tentang aturan adat yang bertumpu pada alquran. Sebagian besar orang Indonesia memeluk agama islam. Aturan adat yang ada tentunya merujuk pada ajaran islam. 
c.       Pantun agama: pantun yang didalamnya mengandung kata-kata nasehat atau petuah yang memiliki makna mendalam sebagai sebuah pedoman dalam menjalani hidup, yang biasanya berisi kata kata yang bisa mendorong kita untuk berbuat yang tidak melanggar aturan agama baik untuk kepentingan diri maupun bagi orang lain.
Aqu lalo beli tembage
Te ngadu ngelim parang
Lamun mele tame surge
Girang-girang ngaji sembahyang

Saya pergi beli tembaga
Saya pakai untuk merekatkan parang
Apabila ingin masuk surge
Sering-sering mengaji dan sembahyag

            Dari baris pertama dan kedua memiliki keterhubungan yang saling berkaitan. Keterhubungan antara baris pertama dengan baris kedua sangat erat, karena pada baris pertama menjelaskan mengenai apa yang digunakan, sedangkan baris kedua menjelaskan mengenai sebab. Sehingga sampiran pada lelakaq ini merupakan keterhubungan sebab-akibat antara baris pertama dan baris kedua.
            Selanjutnya pada isi lelakaq kalimat pada baris ketiga berbunyi “lamun mele tame surge”. Apabila dilihat secara kata perkata, maka kata ”lamun” berarti kalau, kata “mele” berarti ingin, dan kata “surge” berarti surga. Dari kata tersebut maka arti seluruhnya pada kalimat di baris ketiga ini adalah “ kalau ingin masuk surga”. Kata-kata tersebut dapat dilihat dari artinya akan memiliki makna yang sangat luas dan mendalam. Dari hal tersebut maka akan lebih mudah untuk menggali makna sebenarnya dari kalimat lelakaq pada baris ketiga ini.
  Dan kalimat pada baris keempat pada lelakaq tersebut berbunyi “girang-girang ngaji sembahyang”. Apabila diartikan secara kata-perkata, maka kata“girang-girang” berarti sering-sering, kata “ngaji” berarti membaca Al-Quran, dan kata “sembahyang” dapat berarti sholat. Maka apabila diartikan secara sepenuhnya maka dapat diartikan “ sering-sering membaca Al-Quran dan sholat. Kalimat tersebut sesuai dengan apa yang dipaparkan oleh kalimat pada baris ketiga tersebut. Sehingga dari hal tersebut maka secara arti kata maka kalimat pada baris ketiga dan keempat sesuai dan saling berhubungan.
Kearifan lokal yang terkandung dalam Lelakaq ini jelas sekali mengenai ajaran agama. Pesan yang terkandung yaitu apabila kita ingin masuk surga, sering-seringlah kita mengaji (Membaca Alquran) serta Sembahyang (Shalat lima waktu dan shalat sunnah). Dari lalekaq tersebut jelas sekali terlihat bahwa masyarakat sasak sebagian besar merupakan pemeluk agama yang kuat. Mereka menanamkan nilai-nilai agama dalam banyak pantun mereka. Sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur berfikir. Pantun melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar. Ia juga melatih orang berfikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain.

Teman teman sebelum saya perkenalkan nama, iZinkan saya berpantun dulu ya???????????
Menyapu halaman jangan lupa sampai bersih
Habis nyapu bersih jangan lupa makan semangka
Memang namaku asri ningsih 
Tapi mukaku mirip jesika 
     he he he..........
Nama : asriningsih
TTL; 26 desember 1997
Alamat : dk. prigi Rt 03/08 plukaran gembong pati
pernah belajar di SD plukaran 02
                             madrasah diniyah miftahul huda 
                             Mts Mambaul falah
                             Smk Mambaul Falah
Nama orang tua ayah :masrup
                         Ibu : sukarni
Anak ke Empat dari 3 bersaudara
email                      :asri.mafa@yahoo.com
fb                           : asri

                              sekian dan terima kasih
Rabu, 29 Oktober 2014

BK (bimbingan konseling)

Pengertian Bimbingan Konseling


            1. Definisi Bimbingan
Dalam mendefinisikan istilah bimbingan, para ahli bidang bimbingan konseling memberikan pengertian yang berbeda-beda. Meskipun demikian, pengertian yang mereka sajikan memiliki satu kesamaan arti bahwa bimbingan merupakan suatu proses pemberian bantuan.
Menurut Abu Ahmadi (1991: 1), bahwa bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik. Hal senada juga dikemukakan oleh Prayitno dan Erman Amti (2004: 99), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.
Sementara Bimo Walgito (2004: 4-5), mendefinisikan bahwa bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan-kesulitan hidupnya, agar individu dapat mencapai kesejahteraan dalam kehidupannya. Chiskolm dalam McDaniel, dalam Prayitno dan Erman Amti (1994: 94), mengungkapkan bahwa bimbingan diadakan dalam rangka membantu setiap individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri.



            2. Definisi Konseling
Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antarab dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu dengan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi maupun masyarakat. Lebih lanjut konseli dapat belajar bagaimana memecahkan masalah-masalah dan menemukan kebutuhan-kebutuhan yang akan datang. (Tolbert, dalam Prayitno 2004 : 101).
Jones (Insano, 2004 : 11) menyebutkan bahwa konseling merupakan suatu hubungan profesional antara seorang konselor yang terlatih dengan klien. Hubungan ini biasanya bersifat individual atau seorang-seorang, meskipun kadang-kadang melibatkan lebih dari dua orang dan dirancang untuk membantu klien memahami dan memperjelas pandangan terhadap ruang lingkup hidupnya, sehingga dapat membuat pilihan yang bermakna bagi dirinya.
Pengertian Bimbingan Konseling
Dari semua pendapat di atas dapat dirumuskan dengan singkat bahwa Bimbingan Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling (face to face) oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi konseli serta dapat memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki dan sarana yang ada, sehingga individu atau kelompok individu itu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang optimal, mandiri serta dapat merencanakan masa depan yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan hidup.

 
Bening eXpress. Thanks to Buy Engagement Rings | Married Affairs by Blogger Templates